Dinas Perdagangan Gelar Pemantauan TDU Warga Kota Selama PPKM Mikro

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun kembali memberlakukan PPKM Mikro sejak tanggal 15 hingga 28 Juni 2021, menyusul masih tingginya penyebaran Covid-19 di kota ini. Keputusan perpanjangan PPKM skala mikro tersebut diatur dalam Intruksi Walikota Madiun Nomor 13 Tahun 2021. Sejumlah kegiatan masyarakat juga dibatasi, diantaranya, hajatan/ resepsi pernikahan, selametan, dan sejenisnya dilakukan maksimal 50 orang tamu undangan, tidak hanya itu, sejumlah aktivitas pedagang juga dibatasi berjualan hanya sampai pukul 21.00 WIB. Pedagang dari luar Kota Madiun dilarang berjulan di sekitaran Kota selama masa PPKM Mikro.

Dinas Perdagangan bersama tim gabungan melaksanakan pemantauan pedagang Kota Madiun pada Minggu (20/06) di sekitaran Bundaran, Taman. Pedagang yang berjualan diminta menunjukkan bukti kepemilikan TDU ( Tanda Daftar Usaha ) yang dikeluarkan resmi oleh Dinas Perdagangan. Pedagang yang tidak memiliki TDU dihimbau untuk tidak berjualan di lingkungan Kota Madiun selama masa PPKM Mikro. Pemerintah Kota Madiun menghimbau agar semua pedagang tertib dan taat akan aturan yang telah ditetapkan saat ini,  mengingat pandemi ini belum berakhir dan masyarakat dihimbau untuk tetap dirumah saja jika tidak memiliki kepentingan yang mendesak. (yenni/admin/ppidpembantu)

Tingkatkan Kemampuan Petugas Lapangan , Dinas Perdagangan Menggelar Acara Pelatihan Kelistrikan

MADIUN – Peningkatan kemampuan petugas lapangan Dinas Perdagangan terus dilakukan  salah satunya yakni pelatihan bagi tenaga kelistrikan Pasar. Sebanyak 15 peserta terdiri dari PNS dan tenaga upahan teknisi listrik mengikuti pelatihan yang dilaksanakan di R-13 Pemkot Madiun. Acara yang dibuka dan dihadiri oleh Bapak Walikota Madiun Dan Ibu Wakil Walikota Madiun pada Jumat (28/05) bertujuan untuk mewujudkan instalasi listrik yang rapi, aman, dan penerangan pasar yang memadahi. Narasumber kegiatan ini berasal dari Politeknik Negeri Madiun.

Bapak Walikota dalam membuka acara tersebut berharap agar petugas lapangan dibekali ilmu yang matang dan sesuai agar mampu mengatasi permasasalahan kelistrikan yang  ada di pasar pasar Kota Madiun, beliau sangat mengapresiasi adanya kegiatan pelatihan seperti ini bagi petugas lapangan.

Kegiatan pelatihan dilanjutkan dengan kegiatan praktik yang diselenggarakan di Red Hotel Sarangan, Magetan, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti materi demi materi guna mewujudkan instalasi listrik yang rapi, aman, dan penerangan pasar yang memadahi di Kota Madiun. (yenni/admin/ppidpembantu)

Dinas Perdagangan Melaksanakan Kegiatan Study Banding Digitalisasi Perdagangan Dan Pedagang Kaki Lima Di Kota Pahlawan

MADIUN – Sesuai dengan konsep perubahan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2021, diantaranya yakni digitalisasi dalam sistem perdagangan dan manajemen perdagangan, maka dinas perdagangan melaksanakan kegiatan Study Banding Digitalisasi Perdagangan Dan Pedagang Kaki Lima Di Kota Pahlawan, Surabaya. Sebanyak 5 orang  perwakilan dari Bidang Perdagangan dan Bidang Sekretariat yang mengikuti acara tersebut pada Selasa (20/04).

Dinas Perdagangan Kota Surabaya menjadi tujuan awal dalam kegiatan Study Banding. Konsep E-distcont (electronic Distribution Controling) yang telah berkembang di Kota Pahlawan, yaitu aplikasi yang memfasilitasi jual beli antara distributor dengan pedagang kelontong yang akan dijadikan percontohan di Kota Madiun. E-distcont bertujuan Untuk memberikan wadah dalam melakukan transaksi jual beli antara Distributor – Koperasi,Toko Kelontong  – Anggota Toko Kelontong/ UKM / Pedagang SWK. Aplikasi e-discount hak cipta sudah terdaftar milik Pemkot Surabaya, dan diperbolehkan bagi Pemerintah Daerah lain yang ingin menggunakan aplikasi ini dengan seijin Pemerintah Kota Surabaya dan melibatkan Kominfo.

Selain itu, juga berkunjung ke Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya yang menangani Pedagang Kaki Lima Di Kota Surabaya. Di kota ini, Penataaan dilakukan dengan membangun sentra-sentra PKL dan diberi nama Sentra Wisata Kuliner (SWK). Terdapat  48 SWK ( Sentral Wisata Kuliner) dan di setiap SWK ada petugas pendamping dari Non  ASN. Dinkop dan UM Kota Surabaya juga membawahi beberapa pasar tradisional dan tidak ada retribusi. Hanya Pasar tradisional yang dikelola PD Pasar yang terdapat Retibusi. (yenni/admin/ppidpembantu)

Pedagang Pasar Kota Madiun Jalani Vaksinasi Covid-19. Pedagang Sehat, Pasar Juga Sehat

MADIUN – Ratusan pedagang pasar tradisional di Kota Madiun mengikuti vaksinasi pertama yang diselenggarakan oleh Pemkot Madiun bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan KB serta Dinas Perdagangan. Sebanyak 500 pedagang dan 136 tenaga upahan Dinas Perdagangan Kota Madiun terlihat antusias untuk menjalani vaksinasi pertama yang diselenggarakan di Asrama Haji pada Jumat (16/4). Bapak Walikota Madiun, Drs. H. MAIDI yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa target vaksinasi pedagang sebanyak 3600 pedagang, selain itu Kota Madiun mendapatkan tambahan kuota vaksin sebanyak 500 sasaran dari Gubernur Jawa Timur.

Pihak Dinas Kesehatan dan KB menjelaskan jarak interval untuk vaksinasi kedua ialah 28 hari sejak vaksinasi pertama. Sejauh ini vaksinasi di Kota Madiun telah mencapai angka 14 persen dan akan terus berlangsung selanjutnya.

Vaksinasi pedagang pasar sangatah penting mengingat menjelang hari raya idul fitri dan pasar tradisional dipastikan padat pengunjung, oleh sebab itu, pedagang dipastikan sudah tervaksin dan dalam keadaan sehat. Pedagang sehat, pasar juga sehat. (yenni/admin/ppidpembantu)

Tingkatkan Kebugaran Jasmani Pegawai, Dinas Perdagangan Gelar Senam Bersama Di Hall Pasar Besar

MADIUN – Banyak cara yang bisa dilakukan guna mencegah virus Covid 19, selain menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan melakukan 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Peningkatan imun dengan menjaga kebugaran jasmani juga hal yang penting dilakukan selama masa pandemi ini. Dinas Perdagangan mengadakan acara senam bersama dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak selama kegiatan berlangsung. Bertempat di hall lantai 3 pasar besar Kota Madiun pada Jumat (9/4). Peserta yang hadir wajib menggunakan masker dan memakai hand sanitizer.

Selama masa pandemi ini kegiatan senam bersama memang ditiadakan, namun demi tetap menjaga kebugaran jasmani, kegiatan ini diadakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, sebanyak 70 peserta terdiri dari PNS dan upahan dinas perdagangan turut hadir dalam senam tersebut. Dengan berolahraga, aliran darah akan meningkat dan membuat sel darah putih dapat melakukan pekerjaan mencari dan menghancurkan virus. Disarankan untuk tetap berolahraga setidaknya 15 menit setiap harinya agar tubuh tetap bugar. (yenni/admin/ppidpembantu)

Dinas Perdagangan Gelar Sarasehan Bersama Bapak Walikota Dan Paguyuban Pedagang

MADIUN – Dinas Perdagangan Kota Madiun menggelar Sarasehan Forum Komunikasi Perencanaan Pembangunan Perubahan Anggaran Tahun 2022 bersama Bapak Walikota Madiun serta Bapak Ketua Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) pada Selasa, (16/3) di Sun Hotel Madiun. Selain itu paguyuban pedagang pasar kota dan paguyuban pedagang kaki lima turut diundang untuk menyampaikan aspirasi mereka. Dalam forum ini Kepala Dinas Perdagangan, Bapak Ansar Rasidi menyampaikan beberapa perubahan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2021, diantaranya yakni digitalisasi dalam sistem perdagangan, manajemen pengelolaan pasar serta mewujudkan pasar yang ber SNI dan pasar impian rakyat Kota Madiun.

Hal tersebut disambut baik oleh Bapak Walikota yang sejalan dengan perubahan yang terus dilakukan saat ini, beliau menyampaikan akan memperbaiki dan menambah fasilitas di pasar tradisional untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang dan minat pengunjung pasar.

“untuk mendorong masyarakat meningkatkan kapasitas ekonomi dan pelaku usaha bisa diberdayakan secara maksimal “ perjelas bapak Walikota Madiun.

Usulan – usulan dari paguyuban pedagang yang turut hadir dalam forum ini akan ditampung dan akan direalisasikan pada tahun 2022 mendatang. Rencana dan program yang ada pada dinas perdagangan juga melibatkan stakeholder agar sesuai dengan tujuan yang ada. (yenni/admin/ppidpembantu)

Peringati Hari Ibu, Dinas Perdagangan Gelar Lomba Memasak Kuliner Nusantara Bersama Bapak – Bapak

MADIUN – Memperingati hari ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember, Dinas Perdagangan Kota Madiun mengadakan lomba memasak kuliner nusantara bersama yang diikuti oleh bapak-bapak pegawai setempat (18/12). Lomba tersebut diikuti oleh empat bidang yakni; bidang sekretariat, bidang perdagangan, bidang pasar dan UPTD Metrologi. Acara tersebut juga dihadiri oleh ibu Ketua TP PKK Kota Madiun Ibu Hj. Yuni Setyawati, S.Pd, M.Pd, dan Ibu Ketua Dharma Wanita Dinas Perdagangan Kota Madiun, Ibu Heny Ansar Rasidi, SE, M.Si.

Kegiatan ini juga merupakan sarana menjalin rasa kekeluargaaan dan kekompakan antar bidang yang sebelumnya belum pernah diadakan di kantor. Ketua panitia, Bapak Arie Kusdewanto, S.Sos, M.Si mengatakan, menu masakan yang disajikan yakni kuliner nusantara ayam lodho yang merupakan masakan tradisonal khas dari tulungagung, Jawa Timur. “ Kriteria dalam perlombaan memasak yakni kekompakan peserta, rasa dalam masakan, keindahan dalam penyajian, serta keselarasan minuman yag dihidangkan ” tambah bapak ketua panitia.

Dalam sambutannya, ibu Ketua TP PKK Kota Madiun sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, dan berharap kedepannya semakin banyak kegiatan poistif yang betujuan membangun rasa kekeluargaan di kantor Dinas Perdagangan. Beliau sekaligus menjadi tim juri dalam lomba masak memperingati Hari Ibu. Juara 1 diraih leh Bidang Perdagangan, juara 2 oleh Bidang Sekretariat, juara 3 oleh Bidang Pasar, dan juara 4 oleh UPTD Meterologi.