Penertiban Pedagang Kaki Lima Aloon – Aloon Kota Madiun

Dinas Perdagangan Kota Madiun pada (03/08) mengadakan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) Paguyuban Aloon – Aloon Kota Madiun terkait jam buka berjualan, peningkatan kebersihan dan penertiban PKL. Kabid Perdagangan, Surat, S.Sos, menjelaskan saat ini Dinas Perdagangan selaku Pembina PKL melaksanakan langkah pertama yaitu menghimbau para PKL Paguyuban Aloon – Aloon Kota Madiun untuk menaati jam buka berjualan sesuai Perwal No. 19 Tahun 2019 mulai jam 12.00 s.d 24.00 WIB. Sebagai langkah kedua jika himbauan sudah dilaksanakan tetapi pedagang mengindahkan himbauan tersebut, maka pihak terkait mengeluarkan surat peringatan 1 hingga 3 kali. Kemudian Dinas Perdagangan akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan tindakan tegas selaku penegak aturan.

Himbauan ini berlaku bagi seluruh Pedagang Kaki Lima yang berjualan di Sebelah barat Aloon – aloon, Sebelah Utara Aloon- Aloon, Sebelah Timur Aloon- Aloon dan sebelah Utara Aloon – Aloon Kota Madiun. Untuk PKL yang  berjualan didepan Aloon – Aloon sebelah Timur mulai tanggal 04 Agustus 2022 harus steril dan tidak diperbolehkan berjualan lagi. Hal ini dikembalikan pada aturannya yang tertuang di Perwal dan Perda agar tertata lagi ketertiban dan kerapiannya.(admin/ppid bidang perdagangan)

Sosialisasi Sistem Informasi Dan Jaringan Bagi Pedagang Pasar Bunga Madiun

Dinas Perdagangan Kota Madiun mengundang pedagang Pasar Bunga yang berjualan dilokasi Jl. Dawuhan, Banjarejo, Kec. Taman, Kota Madiun pada (24/06). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada penjual pasar bunga untuk melakukan pemasaran produknya melalui Digital Marketing. Kegiatan tersebut di awali dengan senam bersama oleh pedagang pasar bunga dan seluruh karyawan Dinas Perdagangan Kota Madiun. Pada kesempatan itu Bapak Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Ansar Rasidi, S.Sos,M,Si menyampaikan terkait masukan dari beberapa pedagang terkait penambahan pohon teduh untuk dibeberapa titik yang sudah ditentukan.

Selain itu juga disampaikan oleh Bapak Anang Wibowo selaku Sub Koordinator Pemasaran Produk dalam Negeri dalam rangka mempromosikan produk pasar rakyat, maka para pedagang dapat memanfaatkan website yang telah disediakan pemerintah kota Madiun, dengan cara klik https://bakul.madiunkota.go.id/ dengan mengunakan website tersebut para pedagang bisa memposting dan memperbarui produk yang dijual di media sosial melalui Instagram. Dengan kegiatan ini diharapkan kawasan Pasar Bunga kota Madiun lebih banyak menarik masyarakat untuk membeli tanaman atau pun bunga di kawasan pasar bunga yang baru. (admin/ppid bidang perdagangan)

Pembinaan Pedagang Konveksi Pasar Besar Madiun

Dinas Perdagangan Kota Madiun mengundang Ketua Paguyuban beserta anggota pedagang Konveksi Pasar Besar Madiun (PBM) pada (16/06) terkait tindak lanjut Kerjasama Pedagang Konveksi Pedagang Pasar Besar Madiun dengan Pedagang Pasar Tanah Abang dan Perbaikan sarana Prasana Pasar Besar Madiun. Pada Kesempatan itu Bapak Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Ansar Rasidi, S.Sos, M.Si menyampaikan beberapa program diantaranya rencana Kerjasama antara Dinas Perdagangan dengan jasa pengiriman barang (JNE) dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pasar Besar Madiun.

Untuk Perubahan yang baik Bapak Kepala Dinas mengajak semua pedagang Pasar Besar Madiun untuk bekerja sama dengan Pemerintah untuk melakukan kewajiban dengan membayar sewa kios dengan tepat waktu. Pada kesempatan malam itu, beliau juga menyampaiakan beberapa kerjasama dan penawaran  dengan pedagang Pasar Besar Madiun untuk memfasilitasi pengiriman barang melalui jasa JNE dan harapan Bapak Walikota Madiun Drs. MAIDI, SH,MM, M.Pd dan didukung Kepala Dinas Perdagangan untuk kedepannya menjadikan Pedagang Konveksi Pasar Besar Madiun menjadi Pusat Grosir Konveksi wilayah Madiun dan sekitarnya. (admin/ ppid bidang perdagangan)

Dinas Perdagangan Gelar Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Bersama Bapak Walikota

Madiun – Dinas Perdagangan Kota Madiun mengadakan kegiatan peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia pada (26/03). Kegiatan ini dilaksanakan di Ngrowo Bening Edu Park yang dihadiri oleh Bapak Walikota Madiun Selaku Narasumber. Kegiatan ini diikuti oleh 121 Tenaga Upahan Dinas Perdagangan Kota Madiun. Untuk mewujudkan komitmen untuk bekerja secara profesional perlu adanya pembinaan bagi tenaga upahan tersebut.

“Kerja yang serius. Tenaga upahan harus ikut andil dalam menjaga ketertiban dan kondusifitas. Utamanya yang ada di pasar,” ungkap wali kota.

Tak hanya itu, wali kota juga berpesan agar kondisi pasar yang saat ini sudah baik tolong dijaga dan ditingkatkan.

“Kegiatan pemerintah sifatnya menyempurnakan. Kebijakan yang ada untuk penyempurnaan semuanya. Semua terakomodir sesuai aturan. Adanya pengarahan ini untuk membentuk SDM yang sopan dan santun melayani masyarakat,” pungkasnya. (Ratna/admin/ppidpembantu)

Sosialisasi Penataan  Kawasan Jalan Bogowonto

Dinas Perdagangan Kota Madiun mengundang pedagang yang berjualan di area Jl. Bogowonto pada (08/03) terkait Sosialisasi Penataan Kawasan Jl. Bogowonto yang disampaikan oleh Bapak Walikota Madiun Drs. MAIDI, SH, MM, M.Pd. Dalam Acara tersebur dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun, Kepala Dinas Perhubungan, CSR INKA serta pedagang yang berjualan di area lokasi Jl. Bogowonto.

Pada Kesempatan itu, Bapak Walikota menyampaikan beberapa strategi dan Program pembangunan yang sudah terencana diantaranya Gas Perekonomian dengan perluasan lapak UMKM  yang ada di Kota Madiun. Untuk tahun 2022 beliau merencanakan Penataan Kawasan Jalan Bogowonto dengan mengusung tema “Kuliner Diatas Gerbong Kereta Api”. Harapan dari program ini agar Kota Madiun kedepannya menjadi kota yang dilirik oleh Dunia.(admin/ ppid bidang perdagangan)

Dinas Perdagangan Ajak Pedagang Pasar Studi Banding Ke Jakarta

Madiun – Dinas Perdagangan Kota Madiun mengadakan kegiatan Studi Banding ke Jakarta pada (03/03). Sebanyak 30 pedagang pasar yang berjualan Konveksi di Pasar Besar Madiun Dan Pasar Sleko ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh lesunya konveksi di pasar tradisional karena adanya harga retail konveksi di daerah sekitar Kota Madiun lebih mahal. Dengan adanya kegiatan ini dapat memutus rantai perdagangan yang berkepanjangan mengurangi cost atau harga sehingga barang yang ditawarkan akan lebih murah. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin kerjasama agar saling bersinergi tentang kebutuhan sandang, diharapkan produsen bisa tetap berlanjut dan langsung bertransaksi. Hasil dari kegiatan ini yaitu Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Paguyuban Pedagang Besar Madiun dengan HIPTA (Himpunan Pedagang Tanah Abang) tentang Kesepakatan Kerjasama Supply Produk Konveksi Pasar Tanah Abang ke Pedagang Konveksi di Kota Madiun yang disaksikan oleh Walikota Madiun dan Kepala Dinas Perdagangan. (Ratna/admin/ppidpembantu)

Dinas Perdagangan Kota Madiun lakukan Operasi Pasar (minyak goreng) bagi penduduk KTP Kota

Dinas perdagangan kembali mengadakan operasi pasar minyak goreng murah dan terjangkau pada (21/02) bertempat di Lapangan Gulun Kecamatan Taman Kota Madiun. Sasaran operasi pasar ini adalah warga Kota Madiun yang memiliki KTP dengan ketentuan 1 (satu) orang 2 Liter atau sebesar Rp 27.000,-

Kegiatan ini dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan dilaksanakan oleh seluruh pegawai Bidang Perdagangan Kota Madiun beserta staf, tidak terkecuali Bapak Surat S.Sos selaku Kepala Bidang. Warga masyarakat yang mengantri dihimbau untuk mengumpulkan KTP dan akan dipanggil Namanya sesuai urutan pengumpulan KTP, hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan kerumunan dan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dalam kegiatan kali ini juga dihadiri oleh Bapak Walikota Madiun, yang meninjau langsung proses operasi pasar minyak goreng, tak hanya itu, beliau juga membagi-bagikan minyak goreng gratis untuk pedagang/PKL disekitar lapangan Gulun, sesuai dengan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mebantu warga kota madiun yang akhir-akhir ini mengalami kelangkaan minyak goreng dan harga yang melambung tinggi. Beliau mengatakan akan menindak tegas bagi oknum-oknum yang terbukti melakukan penimbunan. Karena sampai saat ini beliau selalu memantau stok minyak goreng di Kota Madiun. (tya/admin/ppidpembantu)

Tetap Perkuat Imun Di Masa Pandemi, Dinas Perdagangan Lakukan Senam Bersama di Awal Tahun

Dinas Perdagangan Kota Madiun kembali mengadakan Senam Pagi Bersama di awal Tahun 2022 pada (18/02), kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan imun, kebugaran dan kesehatan seluruh PNS dan Tenaga Upahan dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Senam ini dilakukan selama 45 menit dengan dipandu Instruktur senam professional dengan gerakan yang energik penuh semangat.

Selaras dengan arahan dari Bapak Drs. Budi Wibowo Santoso selaku Sekretaris Dinas Perdagangan, bahwa kegiatan ini rutin diadakan bertujuan untuk meningkatkan imun tubuh. Beliau mengingatkan kepada seluruh peserta senam untuk melakukan senam hati riang, pikiran segar, agar imun tubuh meningkat.

Setelah melakukan senam pagi bersama, seluruh pegawai menyantap nasi rawon yang telah disediakan, agar tercipta kebersamaan dan terjalin silaturahmi yang erat. (tya/admin/ppidpembantu)

Kunjungan Kerja Komisi B Dprd Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah

Dinas Perdagangangan Kota Madiun menerima kunjungan kerja dari komisi B DPRD Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah terkait Koordinasi penataan Pedagang Kaki Lima yang ada di wilayah Kota Madiun pada (09/02). Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan  Pedagang Kaki Lima yang ada di Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah menjadi Pedagang Kaki Lima yang tertib dan aman.

Komisi B DPRD Kabupaten Kendal diterima oleh Kabid Perdagangan Bp. Surat S.Sos  bersama rombongan pukul 10.00 dengan agenda membahas Penataan Pedagang Kaki lima yang ada di kota Madiun.

 Menurut Bp.Kabid Perdagangan “Peruntukan Lokasi Pedagang Kaki Lima serta  Kewajiban dan Larangan bagi Pedagang Kaki Lima sudah diatur dalam Peraturan Daerah dan Peraturan Wali Kota  Madiun termasuk Pemberian Tanda Daftar Usaha bagi Pedagang Kaki Lima  yang lokasi usahanya sudah sesuai aturan yang tertuang di Peraturan Daerah dan Peraturan Wali kota” . (rini/admin/ppidpembantu)

Pos Ukur Ulang, Membuat Konsumen Tenang

Dinas perdagangan kini menyediakan Timbangan Pos Ukur Ulang yang diletakkan di dua pasar tradisional yang dapat dimanfaatkan oleh konsumen. Timbangan Pos Ukur Ulang tersebut diletakkan di Pasar Besar dan Pasar Sleko, tepatnya didepan pintu masuk kedua pasar tersebut.

Timbangan Pos Ukur Ulang ini diadakan untuk para konsumen pasar agar konsumen tau barang yang dibeli telah tepat takaran sesuai dengan yang dibeli atau tidak, secara gratis atau tidak dipungut biaya. Mengingat kebutuhan belanja konsumen di pasar berbeda-beda, maka timbangan yang ada tersebut memiliki spesifikasi dapat menimbang hingga 30kg. Sehingga konsumen dengan barang belanjaan mencapai 30kg dapat melakukan uji ukur ulang di Pos Ukur Ulang tersebut dengan cara penggunaan yang cukup mudah, konsumen hanya tinggal meletakkan barang belanjaan diatas timbangan. Konsumen juga dapat mencetak hasil timbangan yang muncul, karena Pos Ukur Ulang ini juga dilengkapi dengan fasilitas print out.

Meski demikian, ada batas kesalahan yang diperbolehkan (BKD) dalam timbangan. Selama hasil penunjukan masih berada pada batas kesalahan yang diperbolehkan maka berat yang diperoleh masih sah. Namun, jika barang yang diperoleh melebihi batas yang diperbolehkan maka Metrologi Dinas Perdagangan akan melakukan langkah pengecekan terhadap timbangan yang digunakan oleh pedagang dimana tempat konsumen tersebut berbelanja.

Tujuan diadakannya Timbangan Pos Ukur Ulang ini adalah untuk membuat konsumen merasa tenang, karena barang yang dibeli telah sesuai beratnya seperti yang diinginkan. (yoga/admin/ppidpembantu)