MADIUN – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun terus memantau perkembangan harga bahan kebutuhan pokok di pasaran. Utamanya, menjelang peringatan hari besar keagamaan seperti Lebaran. Rabu (3/4), tim gabungan yang terdiri dari Pemkot Madiun dan Polres Madiun Kota mendatangi sejumlah pasar tradisional untuk melihat kondisi harga bahan kebutuhan pokok hari ini. Adapun tujuannya adalah Pasar Besar Madiun, Sleko, dan Srijaya.

‘’Atas hasil pantauan kami ada angin segar sedikit. Di antaranya, harga beras sudah turun, baik medium lokal maupun premium. Sedangkan, SPHP masih sesuai HET yakni Rp 54.500,’’ ujar Analis Perdagangan Ahli Muda Dinas Perdagangan Kota Madiun, Tri Prasetyaningrum.

Selain itu, telur ayam ras juga sudah mengalami penurunan harga menjadi Rp 25 ribu – 26 ribu. Atau, sesuai dengan harga acuan penjualan (HAP). Begitu pula dengan cabai.

Meski begitu, volatile food seperti bawang merah dan bawang putih masih mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi. Menurut Tri, hal ini disebabkan berbagai faktor di antaranya cuaca dan jumlah produksi di daerah asal. ‘’Begitu pula dengan harga daging ayam ras saat ini sudah di atas HAP. Yakni, di angka Rp 39 ribu. Harapannya, tidak ada lagi kenaikan signifikan karena sudah naik empat kali,’’ tandasnya.

QS:AL-BAQARAH AYAT 254

“Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa’at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.”

Survey Kepuasan Masyarakat