Sosialisasi dan Pendampingan Aplikasi SIAP KAK

MADIUN – Pada hari ini (17/11) Dinas Perdagangan menggelar rapat Sosialisasi dan Pendampingan Aplikasi SIAP KAK. Rapat ini dipimpin oleh Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Rakyat, Bapak Drs Puguh Supardijanto dan dihadiri pejabat struktural, fungsional yang disetarakan dan bendahara serta pembantu bendahara. Sosialisasi ini juga di hadiri oleh Dinas Kominfo dan Bapelitbangda Kota Madiun.

Dalam rangka membantu memudahkan dalam penyusunan Rencana kinerja yang ada di Manajemen Kinerja di Pemerintahan Kota Madiun, Aplikasi Ini diharapkan menjadi penunjang supaya pekerjaan tidak dilakukan secara manual. Aplikasi tersebut antara lain e-KAK, SIPD KEMENDAGRI, M-SKP dan e-SAKIP. Sistem ini akan mencatat usulan baik dari musrenbang, pokok pikiran,mandatory, inisiasi walikota dan memberikan uraian kinerja sesuai tupoksi visimisi walikota yang nantinya akan diketahui setiap kegiatan di masing masing perangkat daerah yang akan mendukung tematik program kota sertapertimbangan resiko setiap kegiatan sebagai kontrol internal inspektoratterhadap kegiatan kegiatan di masing masing perangkat daerah di Kota Madiun. (indra/admin/ppidpembantu)

Rapat Koordinasi Persiapan Kampanye Gowes Tekan Inflasi Bersama Walikota Madiun

MADIUN – Dinas Perdagangan Kota Madiun melaksanakan kegiatan apel pagi di Gedung Aula Dinas Perdagangan Jalan Salak No 67, Kota Madiun (16/11). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh karyawan kantor dan kegiatan ini membicarakan tentang persiapan Kampanye Gowes Tekan Inflasi bersama Bapak Walikota Madiun.

Kepala Dinas Perdagangan, Ansar Rasidi mengatakan bahwa kita harus mempersiapkan kegiatan gowes yang dilaksanakan tanggal 22 November 2022 nanti. Mulai dari mengenai rute yang akan dilalui, persiapan seragam gowes, dan undangan kepada kepala OPD di Kota Madiun. (indra/admin/ppidpembantu)

Gelar Pelatihan Kuliner, Beberapa Makanan Khas Yogyakarta Akan Hadir Di Kota Madiun

Madiun-Dinas Perdagangan Kota Madiun menggelar pelatihan kuliner bersama pedagang Sleko Foodcourt dan pedagang kawasan Jalan Bogowonto pada (07/11). Kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari hingga Rabu (09/11) bertempat di Yogyakarta. Adapun beberapa kuliner adalah brongkos, magut lele, dan bakmi jawa. Ketiga makanan tersebut memiliki rasa yang khas dan melegenda.

Brongkos adalah sejenis makanan daging dan kacang berkah berbumbu keluwak, santan , dan berbagai rempah. Mangut lele adalah hidangan ikan lele yang diproses dengan cara pengasapan dan dimasak dengan kuah santan pedas. Bakmi jawa merupakan bakmi yang dimasak diatas tungku dan arang yang menunjukan kentalnya budaya jawa.

Pada kesempatan ini Bapak Kepala Dinas Perdagangan, Ansar Rasidi, S.Sos, M.Si yang juga ikut dalam kegiatan pelatihan kuliner berharap agar seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan baik, supaya nantinya bisa dipraktekan pada usahanya masing-masing sehingga bisa menghasilkan kuliner yang unik, khas dan berkualitas untuk pengembangan kuliner di Kota Madiun.(yenni/admin/ppidpembantu)

DINAS PERDAGANGAN GELAR PENINGKATAN KUALITAS SDM

YOGYAKARTA – Dinas Perdagangan Kota Madiun menggelar Kegiatan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia pada (23/10). Kegiatan ini diikuti oleh 108 peserta dan dilaksanakan di Puncak Pinus Becici Yogyakarta. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjalin kebersamaan dan kekompakan untuk prestasi terbaik.

Kegiatan diisi dengan kegiatan fun games dimana para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan setiap kelompok diberikan tugas untuk menyelesaikan misi di 4 pos yang telah disediakan. Setiap misi yang diberikan bertujuan untuk melatih kerjasama, kekompakkan dan melatih ketangkasan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun berharap kegiatan ini dapat menjalin kebersamaan antar karyawan Dinas Perdagangan Kota Madiun. (ratna/admin/ppidpembantu)

WALIKOTA BINA TENAGA UPAHAN DINAS PERDAGANGAN KOTA MADIUN

YOGYAKARTA – Kegiatan Pembinaan Tenaga Upahan Dinas Perdagangan Kota Madiun dilaksanakan pada (22/10). Kegiatan ini diikuti oleh 108 peserta dan dilaksanakan di Hotel Horaios Yogyakarta. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan loyalitas dan disiplin kerja guna menciptakan kinerja yang produktif.

Walikota Maidi berharap tahun depan kinerja tenaga upahan bisa semakin optimal. Setidaknya ada 136 tenaga upahan di Dinas Perdagangan Kota Madiun. Mereka bertugas di 18 pasar yang ada di Kota Madiun. Mulai petugas kebersihan, keamanan, dan lain sebagainya. Keberadaan tenaga upahan tersebut berperan penting untuk mewujudkan pasar yang aman dan nyaman.

Wali kota menyebut pekerjaan tenaga upahan sudah cukup bagus selama ini. Wali Kota berharap kinerja apik itu terus ditingkatkan. Peningkatan tenaga itu diharapkan semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Goalnya pasar menjadi ramai dan ekonomi meningkat. (ratna/admin/ppidpembantu)

Apel Kesiapan Tekan Inflasi Bersama Bapak Walikota Madiun

Apel Kesiapan Tekan Inflasi yang dipimpin oleh Bapak Walikota Madiun pada (23/09) bertempat di Hall Pasar Besar Kota Madiun dilaksanakan dengan tertib dan disambut langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan Bapak Ansar Rasidi, S.Sos, M.Si. Kegiatan ini diikuti oleh Perangkat Daerah yang berkaitan langsung dengan kegiatan tekan inflasi seperti Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, BPBD, Satpol PP, DISHUB, dan pedagang daging yang dipilih untuk diberikan subsidi dana yang bertujuan untuk menekan harga daging agar tidak melonjak tinggi.

Pada kesempatan ini Bapak Walikota Drs. H. MAIDI, SH, MM, M.Pd menghimbau agar program tekan inflasi kenaikan harga bahan-bahan pokok bisa berjalan dengan baik, karena tujuan dari propgram ini adalah agar masyarakat tidak merasa kesulitan dengan dampak kenaikan harga BBM saat ini. Kegiatan ini akan terus di pantau oleh Bapak Walikota beserta jajarannya, agar tetap kondusif dan berjalan sesuai rencana yang telah dianggarkan.

Dengan adanya program ini, maka Dinas Perdagangan membuka gerai Wartek (warung tekan inflasi) dimana terdapat 5 bahan pokok yang dijual dengan harga terjangkau seperti Beras Rp 8.000/Kg, Telur Rp 20.000/Kg, Gula Rp 12.000/Kg, Minyak Rp 12.000/Ltr, bawang merah Rp 20.000/Kg. gerai ini dibuka di beberapa tempat, yakni di lapangan Pelti dan Jl. Diponegoro.(tya/admin/ppidpembantu)

Meriahkan Hari Kemerdekaan, DWP Dinas Perdagangan Adakan Berbagai Lomba

MADIUN –Dharma Wanita Persatuan Dinas Perdagangan Kota Madiun, menggelar berbagai lomba dalam rangka Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-77 pada (26/8). Kegiatan dilaksanakan di halaman dan di aula Dinas Perdagangan. Kegiatan ini diikuti seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan. Berbagai lomba yang diselenggarakan, yaitu lomba memasak nasi bakar, estafet karet gelang, dan jepit balon. Peserta terlihat begitu antusias mengikuti berbagai lomba yang diselenggarakan.

“Alhamdulillah setiap bulan DWP Dinas Perdagangan bisa rutin mengadakan pertemuan. Bulan Agustus bertepatan dengan perayaan HUT RI ke-77, maka pertemuan kali ini dimeriahkan dengan berbagai lomba. Semoga bisa menjadi ajang mempererat tali silaturahmi diantara anggota DWP,” kata ketua DWP Dindag, Ibu Heny Ansar Rasidi.(yenni/admin/ppidpembantu)

Dinas Perdagangan Gelar Gowes Keliling Pasar Kota Madiun

MADIUN – Dinas Perdagangan Kota Madiun menggelar gowes bersama seluruh karyawan pada (05/08). Saat ini olahraga gowes sangat digemari masyarakat, olahraga menjadi salah satu upaya untuk menjaga imunitas tubuh. Rute gowes yakni berkeliling dari pasar ke pasar yang ada di Kota Madiun. Pasar Banjarejo Pasar Manisrejo Sama Kojo menjadi rute dalam pelaksanaan gowes bersama.

Kepala Bidang Usaha Perdagangan, Bapak Surat S.Sos menyampaikan kegiatan ini sangat bagus dilaksanakan secara rutin selain untuk kesehatan, bersepeda keliling pasar sebagai sarana untuk monitoring pasar yang ada di Kota Madiun. (yenni/admin/ppidpembantu)

Penertiban Pedagang Kaki Lima Aloon – Aloon Kota Madiun

Dinas Perdagangan Kota Madiun pada (03/08) mengadakan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) Paguyuban Aloon – Aloon Kota Madiun terkait jam buka berjualan, peningkatan kebersihan dan penertiban PKL. Kabid Perdagangan, Surat, S.Sos, menjelaskan saat ini Dinas Perdagangan selaku Pembina PKL melaksanakan langkah pertama yaitu menghimbau para PKL Paguyuban Aloon – Aloon Kota Madiun untuk menaati jam buka berjualan sesuai Perwal No. 19 Tahun 2019 mulai jam 12.00 s.d 24.00 WIB. Sebagai langkah kedua jika himbauan sudah dilaksanakan tetapi pedagang mengindahkan himbauan tersebut, maka pihak terkait mengeluarkan surat peringatan 1 hingga 3 kali. Kemudian Dinas Perdagangan akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan tindakan tegas selaku penegak aturan.

Himbauan ini berlaku bagi seluruh Pedagang Kaki Lima yang berjualan di Sebelah barat Aloon – aloon, Sebelah Utara Aloon- Aloon, Sebelah Timur Aloon- Aloon dan sebelah Utara Aloon – Aloon Kota Madiun. Untuk PKL yang  berjualan didepan Aloon – Aloon sebelah Timur mulai tanggal 04 Agustus 2022 harus steril dan tidak diperbolehkan berjualan lagi. Hal ini dikembalikan pada aturannya yang tertuang di Perwal dan Perda agar tertata lagi ketertiban dan kerapiannya.(admin/ppid bidang perdagangan)