Dinas Perdagangan Melaksanakan Kegiatan Study Banding Digitalisasi Perdagangan Dan Pedagang Kaki Lima Di Kota Pahlawan

MADIUN – Sesuai dengan konsep perubahan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2021, diantaranya yakni digitalisasi dalam sistem perdagangan dan manajemen perdagangan, maka dinas perdagangan melaksanakan kegiatan Study Banding Digitalisasi Perdagangan Dan Pedagang Kaki Lima Di Kota Pahlawan, Surabaya. Sebanyak 5 orang  perwakilan dari Bidang Perdagangan dan Bidang Sekretariat yang mengikuti acara tersebut pada Selasa (20/04).

Dinas Perdagangan Kota Surabaya menjadi tujuan awal dalam kegiatan Study Banding. Konsep E-distcont (electronic Distribution Controling) yang telah berkembang di Kota Pahlawan, yaitu aplikasi yang memfasilitasi jual beli antara distributor dengan pedagang kelontong yang akan dijadikan percontohan di Kota Madiun. E-distcont bertujuan Untuk memberikan wadah dalam melakukan transaksi jual beli antara Distributor – Koperasi,Toko Kelontong  – Anggota Toko Kelontong/ UKM / Pedagang SWK. Aplikasi e-discount hak cipta sudah terdaftar milik Pemkot Surabaya, dan diperbolehkan bagi Pemerintah Daerah lain yang ingin menggunakan aplikasi ini dengan seijin Pemerintah Kota Surabaya dan melibatkan Kominfo.

Selain itu, juga berkunjung ke Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya yang menangani Pedagang Kaki Lima Di Kota Surabaya. Di kota ini, Penataaan dilakukan dengan membangun sentra-sentra PKL dan diberi nama Sentra Wisata Kuliner (SWK). Terdapat  48 SWK ( Sentral Wisata Kuliner) dan di setiap SWK ada petugas pendamping dari Non  ASN. Dinkop dan UM Kota Surabaya juga membawahi beberapa pasar tradisional dan tidak ada retribusi. Hanya Pasar tradisional yang dikelola PD Pasar yang terdapat Retibusi. (yenni/admin/ppidpembantu)

Pedagang Pasar Kota Madiun Jalani Vaksinasi Covid-19. Pedagang Sehat, Pasar Juga Sehat

MADIUN – Ratusan pedagang pasar tradisional di Kota Madiun mengikuti vaksinasi pertama yang diselenggarakan oleh Pemkot Madiun bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan KB serta Dinas Perdagangan. Sebanyak 500 pedagang dan 136 tenaga upahan Dinas Perdagangan Kota Madiun terlihat antusias untuk menjalani vaksinasi pertama yang diselenggarakan di Asrama Haji pada Jumat (16/4). Bapak Walikota Madiun, Drs. H. MAIDI yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa target vaksinasi pedagang sebanyak 3600 pedagang, selain itu Kota Madiun mendapatkan tambahan kuota vaksin sebanyak 500 sasaran dari Gubernur Jawa Timur.

Pihak Dinas Kesehatan dan KB menjelaskan jarak interval untuk vaksinasi kedua ialah 28 hari sejak vaksinasi pertama. Sejauh ini vaksinasi di Kota Madiun telah mencapai angka 14 persen dan akan terus berlangsung selanjutnya.

Vaksinasi pedagang pasar sangatah penting mengingat menjelang hari raya idul fitri dan pasar tradisional dipastikan padat pengunjung, oleh sebab itu, pedagang dipastikan sudah tervaksin dan dalam keadaan sehat. Pedagang sehat, pasar juga sehat. (yenni/admin/ppidpembantu)

Tingkatkan Kebugaran Jasmani Pegawai, Dinas Perdagangan Gelar Senam Bersama Di Hall Pasar Besar

MADIUN – Banyak cara yang bisa dilakukan guna mencegah virus Covid 19, selain menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan melakukan 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Peningkatan imun dengan menjaga kebugaran jasmani juga hal yang penting dilakukan selama masa pandemi ini. Dinas Perdagangan mengadakan acara senam bersama dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak selama kegiatan berlangsung. Bertempat di hall lantai 3 pasar besar Kota Madiun pada Jumat (9/4). Peserta yang hadir wajib menggunakan masker dan memakai hand sanitizer.

Selama masa pandemi ini kegiatan senam bersama memang ditiadakan, namun demi tetap menjaga kebugaran jasmani, kegiatan ini diadakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, sebanyak 70 peserta terdiri dari PNS dan upahan dinas perdagangan turut hadir dalam senam tersebut. Dengan berolahraga, aliran darah akan meningkat dan membuat sel darah putih dapat melakukan pekerjaan mencari dan menghancurkan virus. Disarankan untuk tetap berolahraga setidaknya 15 menit setiap harinya agar tubuh tetap bugar. (yenni/admin/ppidpembantu)

Dinas Perdagangan Gelar Sarasehan Bersama Bapak Walikota Dan Paguyuban Pedagang

MADIUN – Dinas Perdagangan Kota Madiun menggelar Sarasehan Forum Komunikasi Perencanaan Pembangunan Perubahan Anggaran Tahun 2022 bersama Bapak Walikota Madiun serta Bapak Ketua Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) pada Selasa, (16/3) di Sun Hotel Madiun. Selain itu paguyuban pedagang pasar kota dan paguyuban pedagang kaki lima turut diundang untuk menyampaikan aspirasi mereka. Dalam forum ini Kepala Dinas Perdagangan, Bapak Ansar Rasidi menyampaikan beberapa perubahan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2021, diantaranya yakni digitalisasi dalam sistem perdagangan, manajemen pengelolaan pasar serta mewujudkan pasar yang ber SNI dan pasar impian rakyat Kota Madiun.

Hal tersebut disambut baik oleh Bapak Walikota yang sejalan dengan perubahan yang terus dilakukan saat ini, beliau menyampaikan akan memperbaiki dan menambah fasilitas di pasar tradisional untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang dan minat pengunjung pasar.

“untuk mendorong masyarakat meningkatkan kapasitas ekonomi dan pelaku usaha bisa diberdayakan secara maksimal “ perjelas bapak Walikota Madiun.

Usulan – usulan dari paguyuban pedagang yang turut hadir dalam forum ini akan ditampung dan akan direalisasikan pada tahun 2022 mendatang. Rencana dan program yang ada pada dinas perdagangan juga melibatkan stakeholder agar sesuai dengan tujuan yang ada. (yenni/admin/ppidpembantu)

Peringati Hari Ibu, Dinas Perdagangan Gelar Lomba Memasak Kuliner Nusantara Bersama Bapak – Bapak

MADIUN – Memperingati hari ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember, Dinas Perdagangan Kota Madiun mengadakan lomba memasak kuliner nusantara bersama yang diikuti oleh bapak-bapak pegawai setempat (18/12). Lomba tersebut diikuti oleh empat bidang yakni; bidang sekretariat, bidang perdagangan, bidang pasar dan UPTD Metrologi. Acara tersebut juga dihadiri oleh ibu Ketua TP PKK Kota Madiun Ibu Hj. Yuni Setyawati, S.Pd, M.Pd, dan Ibu Ketua Dharma Wanita Dinas Perdagangan Kota Madiun, Ibu Heny Ansar Rasidi, SE, M.Si.

Kegiatan ini juga merupakan sarana menjalin rasa kekeluargaaan dan kekompakan antar bidang yang sebelumnya belum pernah diadakan di kantor. Ketua panitia, Bapak Arie Kusdewanto, S.Sos, M.Si mengatakan, menu masakan yang disajikan yakni kuliner nusantara ayam lodho yang merupakan masakan tradisonal khas dari tulungagung, Jawa Timur. “ Kriteria dalam perlombaan memasak yakni kekompakan peserta, rasa dalam masakan, keindahan dalam penyajian, serta keselarasan minuman yag dihidangkan ” tambah bapak ketua panitia.

Dalam sambutannya, ibu Ketua TP PKK Kota Madiun sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, dan berharap kedepannya semakin banyak kegiatan poistif yang betujuan membangun rasa kekeluargaan di kantor Dinas Perdagangan. Beliau sekaligus menjadi tim juri dalam lomba masak memperingati Hari Ibu. Juara 1 diraih leh Bidang Perdagangan, juara 2 oleh Bidang Sekretariat, juara 3 oleh Bidang Pasar, dan juara 4 oleh UPTD Meterologi.

Mutasi Pejabat Dinas Perdagangan Kota Madiun

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun saat ini telah mengadakan mutasi besar besaran di lingkungan Pemerintahan. Tak terkecuali pejabat yang ada di Dinas Perdagangan Kota Madiun. Sebanyak 3 orang mengalami mutasi yakni Kepala Dinas, Bapak Drs. Gaguk Hariyono, Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Rakyat, Bapak Sampurno,ST dan Kepala Seksi Sarana Prasarana dan Ketertiban, Bapak Samun. Ketiganya resmi dilantik pada Selasa (08/09) di Taman Sumber Umis dan menduduki jabatan yang baru. Adapun Bapak Drs. Gaguk Hariyono menjadi Inspektur Inspektorat, Bapak Sampurno, ST menjadi Sekretaris DPMPTSPKUM, dan Bapak Samun Menjadi Kepala Sub Bidang Kewaspadaan Nasional Bangkesbangpol.

Mutasi merupakan hal yang wajar dalam lingkup Pemerintah Kota. Bertempat di hall kolam renang Pasar Besar Madiun, Bapak Drs. Gaguk Hariyono mengumpulkan seluruh pegawai Dinas Perdagangan pada Rabu (09/09). Acara tidak lepas dari protokol kesehatan. Seluruh pegawai yang hadir diwajibkan tetap menggunakan masker dan menjaga jarak saat berada di tempat. Beliau menyampaikan akan menduduki jabatan baru dan ditempat yang baru bersama 2 orang lainnya setelah dilantik pada Selasa Malam, selanjutnya jabatan Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun yang baru akan diisi oleh Bapak Ansar Rasidi, S.Sos, M.Si yang sebelumya menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun.

Cegah Penularan Covid-19, Pembatasan Jam Oprasional PKL Kembali Diberlakukan

MADIUN – Penegakan disiplin protokol kesehatan diwilayah Kota Madiun terus dilakukan guna menekan angka penularan virus Covid-19. Aturan jam malam yang kembali diberlakukan di Kota Madiun sebagai upaya meminimalisir keramaian warga. Sejumlah aktivitas dibatasi hanya sampai pukul 22.00 mulai Selasa (1/9). Tak terkecuali aktivitas jual beli, jam oprasional kegiatan Pedagang Kaki Lima (PKL) juga dibatasi hanya sampai dengan pukul 22.00 WIB mulai hari Selasa tanggal 1 September 2020. “Apabila PKL melanggar dan tetap berjualan diatas jam 22.00 akan dikenakan sanksi tegas oleh petugas” kata Bapak Pundjung selaku Kepala Bidang Perdagangan yang turut hadir dalam kegiatan Monitoring malam hari.

Para PKL dihimbau untuk buka lebih awal dan dipastikan pukul 22.00 WIB sudah selesai. Hal tersebut juga berlaku  bagi pemilik rumah makan, warung, mall, kafe hingga angkringan. Seluruh PKL yang berjualan di Kota madiun wajib mematuhi protokol kesehatan, diantaranya:

  1. Menyediakan tempat cuci tangan pakai sabun dan air mengalir/ menyediakan handsanitizer
  2. Selalu menggunakan masker/ face shield saat berjualan
  3. Tidak melayani pembeli yang tidak menggunakan masker
  4. Mengkondisikan pembeli untuk tetap jaga jarak terutama saat mengantri
  5. Masing – masing paguyuban secara berkala melakukan penyemprotan desinfektan secara mandiri.

Pembatasan jam oprasional PKL ini masih terus berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan mengingat pandemi ini belum berakhir dan masyarakat dihimbau untuk tetap dirumah saja jika tidak memliki kepentingan yang mendesak.

Perwal Nomor 39 Tahun 2020 Ditegakkan, Kepala Dinas Perdagangan Langsung Berikan Pengarahan Kepada Seluruh Pegawai

MADIUN – menindaklanjuti hasil pengarahan Bapak Walikota Madiun pada apel pejabat struktural di Bumi Perkemahan Ngrowo, mengenai Perwal Nomor 39 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian corona virus desease 2019, Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun segera mengumpulkan seluruh pegawai untuk diberikan pengarahan pada Senin (31/08). Bertempat di hall kolam renang Pasar Besar Madiun, pengarahan dimulai pukul 13.00 WIB.

Pengarahan tidak lepas dari protokol kesehatan. Seluruh pegawai yang hadir wajib menggunakan masker dan menjaga jarak saat berada di tempat. Bapak Kepala Dinas menyampaikan beberapa hal yang menjadi pokok penting dalam Perwal tersebut, salah satunya yakni sanksi – sanksi bagi pelanggar aturan protokol kesehatan. Pelanggar tidak diberikan sanksi denda maupun tindakan hukum, melainkan sanksi sosial seperti penyemprotan desinfektan dan pembagian masker. Selain itu, beliau meneruskan apa yang disampaikan Bapak Walikota Madiun mengenai rapid test bagi pegawai yang tinggal di luar Kota Madiun.

“ Pegawai Dinas Perdagangan jangan sampai ada yang tertangkap melanggar aturan, tidak peduli ASN, kontrak, dan upahan semua wajib disiplin,” kata Bapak Gaguk Hariyono selaku Kepala Dinas yang memimpin langsung jalannya pengarahan.