Ikuti Peringatan Hari KORPRI Ke-50 Secara Virtual, Wali Kota Ajak ASN Kota Madiun Disiplin Dan Profesional

Dinas perdagangan mengikuti zoom meeting pada (06/12) yang diadakan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun dengan topik Pembinaan Anggota Korpri Oleh Walikota Madiun, Drs. MAIDI, SH, MM, M.Pd beliau memberikan materi mengenai kedisiplinan ASN serta profesionalisme yang harus dimiliki ASN agar kinerja semakin baik. Pembinaan PNS ditujukan agar PNS dapat melaksanakan tugasnya secara berdaya guna dan berhasil guna.

Dalam kaitannya disinggung mengenai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS khususnya Pasal 11 tentang Hukuman displin berat bagi yang melanggar. Diharapkan kepada seluruh PNS di lingkungan Pemerintah Kota Madiun untuk dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab.

Pada kegiatan webinar pagi ini, diikuti oleh seluruh pejabat Struktural dengan sajian tumpeng sesuai arahan dari Diskominfo sebagai bentuk rasa syukur dalam memperingati Hari Korpri yang ke-50. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Bpk Ansar Rasidi S.Sos, M.Si selaku Kepala Dinas kemudian diserahkan kepada Ka.Subag Umum Keuangan sebagai perwakilan. (tya/admin/ppidpembantu)

Petunjuk Teknis Penilaian Baseline Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi 2021

Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 telah
menetapkan target Indeks Penerapan Manajemen Risiko (MRI) Level 3 sebagai salah satu
indikator keberhasilan Proyek Prioritas Penguatan Pengelolaan Reformasi Birokrasi dan
Sistem Akuntabilitas Kinerja Organisasi. BPKP memiliki target maturitas penyelenggaraan
Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Level 3 pada
Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah (K/L/D) sebagai kelanjutan dari target
penilaian maturitas penyelenggaraan SPIP yang sebelumnya tertuang dalam RPJMN
Tahun 2015-2019. Untuk mengetahui tingkat maturitas penyelengggaraan SPIP dilakukan
penilaian implementasi unsur dan subunsur SPIP.
Dalam perkembangannya, pemenuhan unsur dan subunsur SPIP juga perlu mengaitkan
pencapaian 4 tujuan penyelenggaraan SPIP pada Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun
2008, sehingga metodologi penilaian perlu diperbarui. Pembaruan tersebut mencakup
penambahan fokus penilaian pada penetapan tujuan dan pencapaian hasil di samping
menilai unsur dan subunsur SPIP, dan menghasilkan nilai yang terintegrasi yaitu skor
maturitas SPIP, indeks penerapan manajemen risiko (MRI), dan indeks efektivitas
pengendalian korupsi (IEPK). Pembaruan penilaian tersebut ditetapkan dalam Peraturan
BPKP Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP
Terintegrasi pada Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah (K/L/D).
Sebagai pedoman baru yang terbit di tengah pandemi COVID-19, pelaksanaan penilaian
mandiri maturitas penyelenggaraan SPIP Terintegrasi oleh K/L/D sesuai Peraturan BPKP
Nomor 5 Tahun 2021 belum dapat dilakukan secara optimal. Untuk menetapkan data
capaian SPIP Terintegrasi, perlu disusun alat ukur yang disesuaikan untuk percepatan
penilaian maturitas penyelenggaraan SPIP Terintegrasi sebagai alat penilaian baseline
pada Tahun 2021, yang dituangkan dalam sebuah petunjuk teknis.

Petunjuk teknis penilaian baseline ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam
melaksanakan kegiatan penilaian baseline maturitas penyelenggaraan SPIP Terintegrasi.

Walikota Resmikan Foodcourt Dan Kios Buah Pasar Sleko

MADIUN – Rehabilitasi Foodcourt dan kios buah telah selesai. Walikota Madiun Maidi meresmikan foodcourt dan kios buah, Sabtu (4/12) malam. Tidak hanya itu, peresmian sekaligus launching one gate system dan e-retribusi di pasar tersebut.

‘’Ini luar biasa ya. Pasar Sleko ini uji coba gas ekonomi titik tengah kota. Ini harus menjadi ikon kuliner kota. Saya minta pelayanan yang terbaik,’’ kata Walikota.

‘’Harus peduli. Ada sampah di sekitar kiosnya walaupun bukan sampahnya, harus segera diambil. Ada sampah berserakan, pemilik kios terdekat akan saya beri sanksi. Tidak boleh berjualan satu bulan,’’ tegasnya.

Wali kota berpesan untuk selalu memberikan pelayanan yang ramah dan sajian yang enak. Berbagai upaya meramaikan pasar akan dilakukan ke depan. Salah satunya, melakukan evaluasi bersama OPD sambil berkuliner di pasar tersebut.

‘’Jadi nanti tolong dijadwalkan secara bergilir dengan OPD. Kita evaluasi di sini. Kita evaluasi sambil makan. Pak Sekda, tolong disurvei makanan favorit ASN itu apa, nanti pedagang suruh masak itu,’’ jelasnya.

Wali kota berharap hadirnya Pasar Sleko yang baru itu semakin mendorong pergerakan ekonomi. (ratna/admin/ppidpembantu)

Dinas Perdagangan Lakukan Kunjungan Kerja Sama ke PD Pasar Jaya Provinsi DKI Jakarta

MADIUN – Dinas Perdagangan Kota Madiun melalui bidang usaha perdagangan melakukan kunjungan kerja sama ke Perumda Pasar Jaya Provinsi DKI Jakarta pada (01/12). Pasar Jaya adalah Perusahaan Daerah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang melaksanakan pelayanan umum dalam bidang pengelolaan area pasar, membina pedagang pasar, ikut membantu stabilitas harga dan kelancaran distribusi barang dan jasa.

Pada kesempatan tersebut turut hadir Bapak Mardiyanto selaku Manager Perumda Pasar Jaya Blok A-G, Bapak H. Yasril selaku ketua Paguyuban Pasar Tanah Abang, Bapak Makmun selaku pengusaha/ produsen seragam yang memiliki kios di Tanah Abang. Tujuan kunjungan Dinas Perdagangan Kota Madiun ialah berkoordinasi terkait kerjasama dengan para pedagang pasar Tanah Abang untuk menjadi distributor kebutuhan konveksi di Kota Madiun.

Dari hasil kunjungan tersebut diketahui bahwa para pedagang dan pihak manajemen bersedia bekerja sama untuk memasok kebutuhan konveksi di Kota Madiun dan menunggu keseriusan dari Dinas Perdagangan selaku fasilitator antar pedagang pasar Kota Madiun dan distributor dari Tanah Abang. (yenni/admin/ppidpembantu)

Sosialisasi dan Pembinaan Pedagang Foodcourt Pasar Sleko

MADIUN – Kamis (25/11) Dinas Perdagangan Kota Madiun adakan sosialisasi dan pembinaan bagi pedagang Foodcourt. Acara ini dihadiri sebanyak 34 pedagang yang nantinya akan menempati Foodcourt Pasar Sleko. Ibu Walikota Madiun selaku narasumber menuturkan bahwa dengan wajah baru Pasar Sleko diharapkan dapat meningkatkan perekonomian terutama bagi pedagang Foodcourt.

Ibu Walikota berpesan agar pedagang menjaga kebersihan dan memberikan pelayanan yang baik kepada pembeli, dikarenakan harapannya foodcourt kedepannya dapat menjadi deatinasi wisata baru di Kota Madiun yang akan dapat menarik pengunjung lebih banyak. (ratna/admin/ppidpembantu)

Dinas Perdagangan Gelar Pengawasan Barang Dalam Keadaan Terbungkus di 9 Titik Lokasi

Metrologi Legal Dinas Perdagangan Kota Madiun juga memiliki satu kegiatan lagi yaitu Pengawasan Barang Dalam Keadaan Terbungkus. Kegiatan ini dilaksanakan selama tanggal 15 – 19 November 2021. Dan kegiatan ini dilaksanakan di 9 lokasi di wilayah kota Madiun. Adapun 9 lokasi yang dimaksud dalam kegiatan ini meliputi Pasar Besar, Pasar Sleko, Pasar Srijaya, Pasar Kojo, Foodmart Suncity, Samudra Supermarket, Transmart Carefour, serta beberapa Alfamart Dan Indomart.

Pengawasan ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian berat dengan yang tertera pada kemasan barang. Dan juga untuk mengetahui sudah benar atau salahkah tulisan berat yang digunakan oleh pabrik tersebut, baik pabrik besar maupun sekala rumahan. Karena di dalam aturan kemetrologian, ada standart acuan yang harus diperhatikan pabrik dalam membubuhkan tulisan  berat yang tertera. Jadi misalkan barang atau makanan yang di produksi memiliki berat bersih 50 gram, maka penulisan yang benar adalah “Berat Bersih 50g” atau “Netto 50g” dengan tinggi 2mm. Tidak boleh kurang atau lebih dari 2mm tinggi tulisan yang tertera pada kemasan tersebut. (yoga/admin/ppidpembantu)

Senam Bersama Jumat Pagi, Eratkan Silaturahmi Dan Perkuat Imun Tubuh

Kegiatan Senam Bersama Kembali diadakan Dinas Perdagangan untuk meningkatkan kebugaran dan Kesehatan seluruh PNS dan Tenaga Upahan serta Ibu-ibu Dharma Wanita pada (19/11). Senam ini dilakukan selama 45 menit dengan dipandu Instruktur senam professional dengan gerakan yang energic penuh semangat. Selaras dengan arahan dari Bapak Drs. Budi Wibowo S selaku sekretaris Dinas Perdagangan, bahwa kegiatan ini rutin diadakan bertujuan untuk meningkatkan imun tubuh.

Selain untuk memperoleh kebugaran jasmani, kegiatan senam tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana ber-silaturahmi antar pimpinan, pegawai, tenaga upahan serta Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Dinas Perdagangan Kota Madiun. Beliau mengingatkan kepada seluruh peserta senam untuk terus menjaga kesehatan, menjalankan protokol kesehatan demi melindungi diri dan keluarga.(tya/admin/ppidpembantu)

Pelatihan Petugas Pengamanan dan Ketertiban Pasar Rakyat Kota Madiun

MADIUN – Kamis (18/11) Dinas Perdagangan mengadakan pelatihan untuk petugas Pengamanan dan Ketertiban Pasar Rakyat. Kegiatan ini diikuti sebanyak 50 petugas keamanan di Stadion Wilis.  Pelatihan dilaksanakan dengan bekerja sama dengan Polsek Kartoharjo. Peatihan dilaksanakan selama dua hari.

 “Apa yang menjadi kendala dan permasalahan di lapangan bisa disampaikan, karena di setiap lokasi berbeda permasalahannya dengan begitu kita dapat memberikan solusi”, tutur Ibu Lilik S selaku Kapolsek Kartoharjo. Dimana Petugas keamanan yang harus mengamankan 17 Pasar  di Kota Madiun sesuai wilayah penugasannya masing – masing.

Acara dibuka oleh Bapak Budi Wibowo selaku Sekretaris Dinas Perdagangan. Beliau menuturkan Petugas Keamana pasar memang harus memiliki kemampuan dalam hal pengamanan dan perlu diasah. Dalam pelatihan ini petugas diharapkan dapat dibekali dengan kemampuan  teknis selama menjalankan tugas pokok dan fungsi pengamanan pasar.Kegiatan diisi dengan materi mulai dari latihan fisik, materi dasar PBB, pengetahuan tentang patroli dan TPTKP dan Bela diri dasar militer.

Acara ditutup oleh Bapak Ansar Rasidi selaku Kepala Dinas Perdagangan. “Sudah seharusnya para petugas keamanan harus mendapatkan bekal keahlian dan pengetahuan dari yang berwenang terhadap pengamanan. Dalam melaksankan tugas mengamankan Pasar minimal ada 3 sikap yang harus diperhatikan yaitu sikap disiplin, sigap, dan tanggap. Ketiga sikap ini harus diamalkan dan dikembangkan”. Acara berlangsung lancar. (ratna/admin/ppidpembantu)

Jumat Sehat, Dinas Perdagangan Gelar Senam Bersama Seluruh Pegawai dan Dharma Wanita

Dinas perdagangan Kembali mengadakan kegiatan senam pagi bersama yang diikuti oleh seluruh PNS dan Tenaga Upahan serta Ibu-ibu Dharma Wanita pada (12/11) . Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Perdagangan Bapak Drs.Budi Wibowo S, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kebugaran jasmani, karena dengan badan yang sehat dan imun yang baik maka dapat menjalankan pekerjaan sesuai fungsinya semakin baik lagi. Hal ini sejalan dengan pesan dari Bapak Kepala Dinas untuk seluruh pegawai serta karyawan dan karyawati Dinas Perdagangan harus tetap menjalankan dan mematuhi Protokol Kesehatan. Kegiatan senam ini dipandu oleh dua orang Instruktur senam professional selama 45 menit. Setelah selesai senam, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah. (tya/admin/ppidpembantu)

Pelatihan Kuliner Tengkleng Solo

MADIUN – Dinas Perdagangan Kota Madiun bersama Perwakilan Pedagang Pujasera melakukan pelatihan kuliner makanan Khas Solo pada (11/11) dengan menu makanan Tengkleng, Tongseng dan Sate Buntel yang merupakan khas Makanan Solo guna melengkapi menu yang akan disediakan di “FOOD COURT” Pasar Sleko

Para Peserta Pelatihan Kuliner beserta pendamping diterima lansung oleh Pemilik Warung Tengkleng Solo “ Bu Jito Dlidir “ yang diwakilkan Putranya Bp. Soleh untuk diajarkan cara memasak Tengkleng, Tonseng dan Sate Buntel yang mana selalu mempertahankan  kualitas rasa  mulai dari komposisi bumbu, tekstur daging dan cara penyajianya.

Kegitan ini juga dihadiri oleh Bp.Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Ansar Rasidi, S. Sos, M.Si untuk mengapresiasikan hasil cipta rasa hasil olahan Tengkleng yang sudah dipelajarai oleh peserta pelatihan. Bapak Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun juga menyampaikan dengan diadakan beberapa pelatihan kuliner yang sudah dilaksanakan di Semarang, Surabaya dan Solo ini diharapkan bisa untuk melengkapi menu yang akan tersedia di “ FOOD COURT “ sebagai sentral wisata kuliner yang ada di Kota Madiun.(admin/ ppid bidang perdagangan)