Pembinaan dan Pengawasan Mamin Menjelang Lebaran Dinas Perdagangan bersama BPOM

MADIUN – Lebaran sebentar lagi, permintaan masyarakat terhadap makanan dan minuman semakin meningkat, biasanya untuk hantaran ke sanak saudara maupun dikemas dalam bentuk parsel. Menyikapi ini kamis, 23/5/2019 Dinas Perdagangan Kota Madiun bersama instasi terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Polresta Madiun, Satpol PP dan BPOM Surabaya melaksanakan pemantauan di tempat-tempat yang menjual mamin secara langsung kepada konsumen.

Lokasi yang didatangi antara lain minimarket Jl. MT. Haryono dilanjutkan minimarket yang berada di dalam pusat perbelanjaan jl. Pahlawan, dan Toko grosir mamin di Jl. Imam Bonjol. Dari minimarket ditemukan kaleng susu yang penyok, roti tanpa dilengkapi expired meski sudah diberi tanda kode produksi. Sedangkan dari toko grosir di jl. Imam bonjol ditemukan mamin yang belum ada PIRT atau habis masa berlakunya. Kabid Perdagangan menyampaikan ” sifatnya pembinaan dan ada dari dinas kesehatan untuk PIRT yang kadaluarsa kita sarankan untuk dilakukan pengurusan supaya diperbarui dan untuk temuan yang belum dilabeli tanggal kadaluarsa sementara ditarik dari peredaran “.

(aw/ppid/dinasperdagangan)

Gubernur Jawa Timur, Sidak Pasar Besar Kota Madiun

MADIUN – Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada hari Rabu, 22/5/2019 sekitar pukul 09.30 WIB melaksanakan kunjungan di Pasar Besar Kota Madiun. Turut serta dalam rombongan Bapak Walikota Madiun, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun, Kepala Bulog Madiun

Gubernur diikuti rombongan masuk melalui pintu timur pasar dan langsung melakukan pengecekan kepada para pedagang dengan cara belanja secara langsung. “Allhamdulilah saat ini stok aman, seperti beras, gula, telur, minyak daging dan ayam. bahkan ada beberapa diantaranya sudah mengalami penurunan harga” tuturnya. Dari sistem informasi harga online (http://siskaperbapo.com) di pada hari itu dilaporkan yang mengalami penurunan harga adalah bawang putih diharga 27 ribu, telur ayam ras 21 ribu sedangkan yang mengalami kenaikan harga adalah daging ayam boiler diharga 32 ribu.

http://siskaperbapo.com/harga/tabel

Setelah berkeliling pasar, Gubernur menyatakan bahwa ” Stok kebutuhan pangan di Kota Madiun, Jawa Timur aman “. Masyarakat dihimbau untuk tidak membeli bahan pangan secara berlebihan, sementara untuk pedagang tidak menimbun bahan kebutuhan pokok .Para pedagang dan pengunjung pasar besar sangat antusias menyambut kedatangan ibu Gubernur, masyarakat berebut untuk bisa foto bersama ibu Gubernur.

(aw/ppid/dinasperdagangan)

l


Tekan Harga Kebutuhan Pokok, BULOG-Dinas Perdagangan Gelar Operasi Pasar

MADIUN- Dalam rangka menekan harga kebutuhan pokok saat bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Bulog Sub Divre Madiun bersama Dinas Perdagangan menggelar Operasi Pasar mulai tanggal 6 Mei sd 28 Mei 2019.

Kegiatan dilaksanakan di beberapa lokasi antara lain Pasar sleko, Pasar Besar, Gudang Bulog Nambangan, Kantor Bulog Sub Divre Madiun mulai jam 08.00 s/d Selesai.Adapun komoditi yang dijual antara lain Beras medium Rp. 8.500/kg, Beras Premium Rp.10.500/kg, Gula Pasir Rp. 11.000/kg , Minyak Goreng Rp. 11.000/lt. Dikatakan kabid Perdagangan Drs. Pundjung Wahono bahwa “dengan kegiatan Operasi Pasar ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan dan kestabilan harga bahan pangan yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat”.

(aw/ppid/dinasperdagangan)

Pemantauan Harga dan Ketersedian Kebutuhan Pokok Menjelang Bulan Ramadhan 1440 H

MADIUN– Dalam rangka pemantaun harga dan ketersediaan barang kebutuhan Pokok menjelang bulan ramadhan 1440H, selama dua hari tanggal 2 – 3 Mei 2019, Dinas Perdagangan Kota Madiun bersama dengan dinas pertanian, polresta Madiun melaksanakan kegiatan pemantauan di lokasi penggilingan padi, toko retail modern, gudang gula, gudang kebutuhan pokok yang ada di wilayah Kota Madiun

“Tujuan dari kegiatan ini untuk mengetahui dan memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok utamanya beras, gula, minyak goreng di gudang distributor” Kata Drs. Pundjung Wahono Kepala Bidang Perdagangan (3/5/2019). “Hasil pemantauan dari gudang beras dan gula, ketersediannya cukup untuk memenuhi permintaan selama bulan Ramadhan dan Hari Raya, bahkan untuk toko retail modern sudah menambah stok ketersedian di gudangnya antara 200 sd 300 %” jelasnya.

Pada hari yang sama juga dilaksanakan Operasi Pasar Bawang Putih tahap kedua di Pasar besar kota Madiun. Sebanyak 3 ton bawang putih di distribusikan kepada pedagang pasar. “Harapannya operasi pasar ini mampu menurunkan harga bawang putih yang sudah mencapai Rp.42.000,-/kg dan semoga Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur melasanakan kembali Operasi Pasar di Kota Madiun” imbuh nya.

(ppid/aw/dinas perdagangan)

Operasi Pasar Bawang Putih di Pasar Tradisional untuk Menstabilkan Harga

MADIUN– Harga komoditas bawang putih di Pasar Tradisional Kota Madiun terus mengalami kenaikan hingga menyentuh harga Rp. 42.000,00/kg. Menyikapi ini Pemerintah merespon dengan mengadakan operasi pasar bawang putih di pasar tradisional. Operasi Pasar ini dilaksanakan kerjasama antara  Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur dengan Dinas Perdagangan Kota Madiun.

Operasi Pasar ini dilaksanakan pada tanggal 24 April 2019 bertempat di halaman parkir timur  Pasar Besar Madiun. Sebanyak 4 ton bawang putih yang dikemas dalam sak seberat 20 kg didistribusikan kepada pedagang eceran dari Pasar Besar Madiun, Pasar Sleko, Pasar Srijaya denga harga  Rp. 20.000,00/kg. Kepada pedagang dihimbau untuk harga jual eceran ke konsumen tidak lebih dari Rp. 25.000,00/kg. Harapannya dengan digelontornya bawang putih ke pasar tradisional, mampu menurunkan harga dan segera kembali normal.

Perwakilan dari Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur Mediawati Dwi Desiantika menyampaikan “Operasi Pasar hari ini adalah salah satu bentuk kepedulian Pemerintah untuk stabilitas harga bawang yang  terus merangkak naik ,agar bisa terjangkau oleh pembeli”.

Melihat apresiasi  yang baik dari pedagang, maka Dinas Perdagangan Kota Madiun mengajukan permohonan Operasi Pasar kembali kepada Disperindag Provinsi Jatim guna menstabilkan harga bawang putih sebagai antisipasi melonjaknya harga karena meningkatnya permintaan menjelang Hari Raya. (ppid/aw/dinas perdagangan)


GERAKAN KEMBALI KE PASAR

Madiun – Di era yang berkembang pesat seperti saat ini persaingan antara pasar modern dan pasar tradisional tidak bisa dihindarkan. Dinas Perdagangan selalu membuat inovasi-inovasi agar pasar selalu ramai dan tidak kalah dengan pasar modern yang ada. Salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan kegiatan Gerakan Kembali ke Pasar. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengenalkan serta menumbuhkan rasa cinta anak-anak sebagai generasi penerus bangsa pada pasar tradisional.

Pembekalan peserta sebelum diberangkatkan ke Pasar Besar oleh petugas dari Dinas Perdagangan

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 1-13 April 2019 dengan mengikutsertakan murid-murid atau siswa dari beberapa SD yang ada di Kota Madiun sebagai peserta. Diantaranya SDN Nambangan Kidul 01, SDK Santa Maria, SDN Kuncen, SDN 03 Josenan dll. Siswa SD ini diperkenalkan dan diajak ke Pasar Besar supaya bisa melihat langsung bahwa pasar tradisional bukanlah tempat yang becek, bau dan kotor. Pasar Besar sebagai pasar tradisional telah menjelma menjadi pasar yang bersih dan nyaman digunakan sebagai tempat jual beli. Para peserta kegiatan ini juga diajari bagaimana berbelanja di pasar, melakukan proses jual beli dan tawar menawar. Selain sebagai tempat jual beli, Pasar Besar Kota Madiun juga merupakan pasar yang memiliki sarana olahraga berupa kolam renang.

Peserta Gerakan Kembali ke Pasar melaksanakan proses jual beli dan tawar menawar

Kolam renang merupakan salah satu sarana olah raga yang ada di Pasar Besar Kota Madiun

Setelah kegiatan ini dilaksanakan diharapkan para peserta mempunyai pengetahuan akan pasar tradisional dan dilain waktu akan kembali ke pasar untuk berbelanja beserta keluarganya.  Sehingga menumbuhkan kecintaan berbelanja di pasar tradisional dan menjadikan pasar tradisional selalu ramai oleh pengunjung. ( PPID/ Disperdag )

PASARKU TERANG PASARKU NYAMAN

OPERASI LISTRIK : Pelaksanaan operasi listrik pasar-pasar di Pasar Besar Kota Madiun

Madiun – Dinas Perdagangan sebagai pengelola pasar rakyat di wilayah Kota Madiun selalu mengedepankan pelayanan prima untuk kenyamanan proses jual beli di pasar. Salah satu pelayanan yang dilaksanakan adalah perbaikan listrik pasar-pasar. Keberadaan penerangan merupakan salah satu hal pokok yang mendasari terlaksananya pelayanan prima di pasar. Pemeliharaan listrik berupa perbaikan maupun operasi listrik pasar secara berkala selalu dilaksanakan.

PERBAIKAN LISTRIK : Petugas listrik Dinas Perdagangan sedang melaksanakan perbaikan listrik di Pasar Besar Kota Madiun

Kerusakan instalasi listrik dengan cepat segera ditangani oleh petugas sehingga mencegah potensi bahaya yang akan terjadi. Peran serta masyarakat dalam bentuk laporan gangguan baik lewat call center ataupun laporan langsung sangat membantu petugas dalam menangani kerusakan yang terjadi.

Diharapkan pelayanan untuk pemeliharaan listrik semakin meningkat dari waktu ke waktu. Sehingga dengan penerangan yang cukup tercipta kondisi pasar yang nyaman. Pasarku terang pasarku nyaman . ( PPID/Disperdag )