Dinas Perdagangan Gelar Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Bersama Bapak Walikota

Madiun – Dinas Perdagangan Kota Madiun mengadakan kegiatan peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia pada (26/03). Kegiatan ini dilaksanakan di Ngrowo Bening Edu Park yang dihadiri oleh Bapak Walikota Madiun Selaku Narasumber. Kegiatan ini diikuti oleh 121 Tenaga Upahan Dinas Perdagangan Kota Madiun. Untuk mewujudkan komitmen untuk bekerja secara profesional perlu adanya pembinaan bagi tenaga upahan tersebut.

“Kerja yang serius. Tenaga upahan harus ikut andil dalam menjaga ketertiban dan kondusifitas. Utamanya yang ada di pasar,” ungkap wali kota.

Tak hanya itu, wali kota juga berpesan agar kondisi pasar yang saat ini sudah baik tolong dijaga dan ditingkatkan.

“Kegiatan pemerintah sifatnya menyempurnakan. Kebijakan yang ada untuk penyempurnaan semuanya. Semua terakomodir sesuai aturan. Adanya pengarahan ini untuk membentuk SDM yang sopan dan santun melayani masyarakat,” pungkasnya. (Ratna/admin/ppidpembantu)

Sosialisasi Penataan  Kawasan Jalan Bogowonto

Dinas Perdagangan Kota Madiun mengundang pedagang yang berjualan di area Jl. Bogowonto pada (08/03) terkait Sosialisasi Penataan Kawasan Jl. Bogowonto yang disampaikan oleh Bapak Walikota Madiun Drs. MAIDI, SH, MM, M.Pd. Dalam Acara tersebur dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun, Kepala Dinas Perhubungan, CSR INKA serta pedagang yang berjualan di area lokasi Jl. Bogowonto.

Pada Kesempatan itu, Bapak Walikota menyampaikan beberapa strategi dan Program pembangunan yang sudah terencana diantaranya Gas Perekonomian dengan perluasan lapak UMKM  yang ada di Kota Madiun. Untuk tahun 2022 beliau merencanakan Penataan Kawasan Jalan Bogowonto dengan mengusung tema “Kuliner Diatas Gerbong Kereta Api”. Harapan dari program ini agar Kota Madiun kedepannya menjadi kota yang dilirik oleh Dunia.(admin/ ppid bidang perdagangan)

Dinas Perdagangan Ajak Pedagang Pasar Studi Banding Ke Jakarta

Madiun – Dinas Perdagangan Kota Madiun mengadakan kegiatan Studi Banding ke Jakarta pada (03/03). Sebanyak 30 pedagang pasar yang berjualan Konveksi di Pasar Besar Madiun Dan Pasar Sleko ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh lesunya konveksi di pasar tradisional karena adanya harga retail konveksi di daerah sekitar Kota Madiun lebih mahal. Dengan adanya kegiatan ini dapat memutus rantai perdagangan yang berkepanjangan mengurangi cost atau harga sehingga barang yang ditawarkan akan lebih murah. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin kerjasama agar saling bersinergi tentang kebutuhan sandang, diharapkan produsen bisa tetap berlanjut dan langsung bertransaksi. Hasil dari kegiatan ini yaitu Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Paguyuban Pedagang Besar Madiun dengan HIPTA (Himpunan Pedagang Tanah Abang) tentang Kesepakatan Kerjasama Supply Produk Konveksi Pasar Tanah Abang ke Pedagang Konveksi di Kota Madiun yang disaksikan oleh Walikota Madiun dan Kepala Dinas Perdagangan. (Ratna/admin/ppidpembantu)