Penyemprotan Desinfektan di 17 Pasar Di Kota Madiun Sebagai Upaya Pencegahan Penularan Covid-19

MADIUN – Upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 masih terus dilaksanakan mengingat pandemi ini belum berakhir. Salah satu upaya yang dilakukan yakni penyemprotan di berbagai tempat umum salah satunya Pasar Tradisional . Dinas Perdagangan bekerjasama dengan Dinas Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melakukan penyemprotan desinfektan di 17 pasar yang ada di Kota Madiun pada Jumat (28/08/2020).

Dimulai dari Pasar Besar Madiun kemudian disusul beberapa pasar lainnya yakni Pasar Kawak, Pasar Sleko, Pasar Manguharjo dan 13 pasar lainnya. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bapak Walikota Madiun dan Bapak Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun. Seperti yang diketahui, Pasar merupakan salah satu tempat umum yang keberadaannya perlu diwaspadai karena memiliki potensi besar untuk menjadi pusat penyebaran virus Covid-19.

Dengan dilakukannya penyemprotan desinfektan di 17 pasar, Dinas Perdagangan berharap masyarakat yang akan berbelanja merasa aman karena pasar sehat dan terbebas dari penularan virus Covid-19. Penerapan protokol kesehatanpun masih diberlakukan di tiap pasar yang ada di Madiun, semua pedagang dan pembeli wajib menggunakan masker dan diharapkan tidak berlama – lama saat berada di lingkungan pasar.

Gelar Rapid Test Pedagang Pasar Besar, Pastikan Pasar Aman Dan Bebas Covid-19

Rapid test terus digelar guna pastikan masyarakat kota Madiun aman dan terbebas virus Covid-19 tak terkecuali para pedagang Pasar Besar Kota Madiun pada Rabu (19/06/2020). Bersama Dinas Kesehatan setempat rapid test digelar di kantor Pasar Besar yang berlokasi di lantai 2. Sebanyak 77 orang mengkuti rapid test secara gratis. Terdiri dari 75 pedagang Pasar Besar dan 2 orang pegawai Dinas Perdagangan yang berkantor di Pasar Besar. Kegaiatan tersebut juga bekerja sama dengan Bapak TNI/Polri yang bertugas berjaga di Pasar Besar.

“Jika sebelumnya Kantor Dinas Perdagangan telah melakukan rapid test kepada seluruh pegawai, maka para pedagang pasar pun juga harus dipastikan sehat dan terbebas dari paparan virus” kata Bapak Yuni Wijayanto selaku Kepala Unit I Pasar Besar Kota Madiun. Pemeriksaan meliputi suhu tubuh, tinggi badan, berat badan, pemeriksaan tekanan darah, dan tes darah.

Seperti yang diketahui pasar merupakan tempat yang rawan terhadap penyebaran virus Covid-19 meskipun telah diterapkan protokol kesehatan yang berlaku di setiap pasar Tradisional. Oleh sebab itu, rapid test bagi para pedagang Pasar Besar juga sebagai langkah pencegahan penyebaran wabah virus di sektor perdagangan. Pedagang sehat, pasar pun sehat, aman dan bebas virus Covid-19.

Dihimbau Tertib, Dinas Perdagangan Lakukan Pengecekan KTP Bagi Pedagang Sunday Market

Sejak dibukanya kembali awal Juni lalu, Sunday Market yang berlokasi di Taman Bantaran Lalu Lintas Madiun terlihat ramai dikunjungi para pembeli. Pembeli yang datang dihimbau tetap menjalankan protokol kesehatan selama melakukan transaksi pembelian. Tak hanya pembeli, para pedagang pun harus melewati pengecekan identitas yakni KTP. Pedagang dengan indentitas KTP Kota Madiun yang hanya diperbolehkan untuk berjualan  di kawasan Sunday Market.

Pengecekan identitas KTP oleh Dinas Perdagangan bersama Satpol PP dan Polres Kota Madiun dimulai pukul 05.00 – 06.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pengecekan secara berkeliling area Sunday Market bersama “Pendekar Waras”. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah para pedagang dari Kabupaten/ luar Kota Madiun yang ingin berjualan di kawasan Sunday Market. Selain di kawasan Sunday Market, pengecekan ini juga dilakukan pada pedagang di kawasan Bunderan Taman Serayu pada setiap Hari Minggu. Hal ini sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Madiun terutama dalam sektor perdagangan.

“Pengecekan identitas akan terus dilakukan selama masa pandemi guna mengurangi resiko penyebaran Covid-19 bersama satpol PP dan Polres kota” kata Drs. Gaguk Hariyono selaku Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun yang turut melakukan pengecekan keliling di kawasan Sunday Market. Selama berlakunya pengecekan identitas KTP, sudah tidak ditemukan lagi pedagang dari luar Kota Madiun yang berjualan. Semua tertib demi mencegah penyebaran Covid-19 agar perekonomian segera pulih.

Doa Bersama Seluruh Pegawai Dinas Perdagangan Ditengah Pandemi Covid-19

Jum’at (24/07/2020) diselenggarakan rangkaian kegiatan Doa Bersama yang diikuti oleh seluruh karyawan dan seluruh petugas lapangan seperti juru pungut retribusi, propasih,dan PAM Dinas Perdagangan Kota Madiun. Acara berlangsung dengan tetap menerapkan protocol kesehatan yakni tidak berjabat tangan, pengecekan suhu bagi petugas lapangan, serta kursi undangan yang diberi jarak 1,5 meter. Acara dibagi menjadi 3 gelombang agar menghindari kerumunan antar karyawan yakni Gelombang I pukul 08.00 – 09.00 WIB, Gelombang  II pukul          09.00 – 10.00 WIB, dan Gelombang III pada pukul 10.00 – 11.00 WIB. Doa Bersama ini juga dihadiri langsung oleh Bapak Drs. Maidi selaku Wali Kota Madiun dan Bapak Kepala OPD lainnya

Acara dimulai dengan pembukaan yang telah disampaikan oleh pembawa acara. Kemudian sambutan oleh Bapak Drs. Ec. Djoedi Riandono selaku Sekretaris Dinas dan dilanjutkan sambutan yang disampaikan oleh bapak WaliKota Madiun Drs. H. Maidi  SH, MM, M.Pd. Beliau  menyampaikan agar seluruh karyawan Dinas Perdagangan Kota Madiun agar tetap menjaga kesehatan, menerapkan displin protokol kesehatan serta meningkatkan imunitas terutama para petugas lapangan yang berhubungan langsung dengan para pedagang di pasar.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Doa Bersama agar seluruh karyawan diberi kesehatan di tengah wabah virus Covid-19, dipandu oleh bapak Suyadi, dilanjutkan acara ramah tamah yang telah disiapkan oleh Depot sate gule kambing Dungus dan dihibur oleh kelompok orkes yang dimiliki oleh salah satu karyawan Dinas Perdagangan Kota Madiun.

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Dinas Perdagangan Kota Madiun Tahun 2019

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) adalah data dan informasi tentang tingkat kepuasan masyarakat yang diperoleh dari hasil pengukuran secara kuantitatif dan kualitatif atas pendapat masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari Dinas Perdagangan Kota Madiun selaku penyelenggara pelayanan publik dengan membandingkan antara harapan dan kebutuhannya. Survey IKM bertujuan untuk mengetahui tingkat kinerja unit pelayanan secara berkala sebagai bahan untuk menetapkan kebijakan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik selanjutnya.                 

Pengukuran kepuasan merupakan elemen penting dalam proses evaluasi kinerja dimana tujuan akhir yang hendak dicapai adalah menyediakan pelayanan yang lebih baik, lebih efisien, dan lebih efektif berbasis dari kebutuhan masyarakat. Suatu pelayanan dinilai memuaskan bila pelayanan tersebut dapat memenuhi kebutuhan dan harapan pengguna layanan. Kepuasan masyarakat dapat juga dijadikan acuan bagi berhasil  atau tidaknya pelaksanaan program yang dilaksanakan pada suatu lembaga layanan publik.

Laporan Kinerja Dinas Perdagangan Tahun 2019

Maksud dan Tujuan Penyusunan Laporan Kinerja (LKj) adalah merupakan suatu bentuk akuntabilitas dari pelaksanaan tugas dan fungsi yang dipercayakan kepada setiap Instansi pemerintah atas penggunaan anggaran. Laporan Kinerja (LKj) merupakan pertanggungjawaban pelaksanaan amanah, yang merupakan bahan evaluasi kinerja yang telah dilaksanakan oleh Dinas, dan sebagai acuan guna penyempurnaan perencanaan kinerja selanjutnya. Selain itu penyusunan Laporan Kinerja (LKj) Tahun 2019 ini juga merupakan kewajiban, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja.

Sedangkan tujuan penyusunaannya adalah sebagai berikut :

  1. Memberikan infomasi kinerja yang terukur kepada pemberi mandat atas kinerja yang telah dicapai;
  2. Sebagai upaya perbaikan berkesinambungan bagi instansi pemerintah untuk meningkatkan kinerjanya.